Pertanyaan klasik yang kerap dihadapi pasangan muda adalah: apakah lebih baik terus mengontrak rumah sambil menabung, atau langsung mengambil KPR rumah pertama? Keputusan ini memiliki dampak besar terhadap stabilitas aset keluarga dalam jangka panjang.
1. Perbandingan Arus Kas: Uang Sewa vs Cicilan KPR
Rata-rata biaya sewa kontrakan di wilayah Bekasi berkisar antara Rp 800.000 hingga Rp 1.500.000 per bulan. Jika Anda mengontrak selama 10 tahun, total uang yang dibayarkan mencapai Rp 120.000.000 – Rp 180.000.000 yang sepenuhnya hangus menjadi milik pemilik kontrakan.
Di Vinewood City Srijaya, cicilan rumah subsidi FLPP hanya mulai dari Rp 1,1 Juta per bulan (flat sampai lunas). Artinya, dengan nominal pengeluaran bulanan yang setara dengan sewa kontrakan, setiap rupiah yang Anda bayarkan menjadi investasi aset berharga yang kelak sah menjadi sertifikat hak milik (SHM) Anda sendiri.
"Setiap cicilan KPR adalah tabungan masa depan yang membangun aset nyata, sedangkan uang kontrakan adalah biaya hidup yang berlalu tanpa jejak kepemilikan."
2. Ketenangan Batin & Privasi Keluarga
Tinggal di rumah kontrakan membuat Anda rentan terhadap kenaikan harga sewa mendadak atau permintaan pemilik untuk pindah sewaktu-waktu. Memiliki rumah sendiri memberi kebebasan penuh dalam mendekorasi interior, menambah perabotan, dan memberi rasa aman bagi tumbuh kembang anak-anak.
3. Manfaatkan Program Subsidi Pemerintah Selagi Memenuhi Syarat
Program KPR FLPP pemerintah memiliki kuota tahunan dan batasan syarat penghasilan. Semakin Anda menunda, harga tanah dan material bangunan akan terus mengalami kenaikan inflasi, sementara usia Anda semakin mendekati batas maksimal tenor perbankan.
Alihkan Uang Kontrakan Menjadi Rumah Pribadi!
Hitung cicilan bulanan Anda dengan kalkulator KPR atau langsung hubungi tim marketing kami.